"MyBestWebsiteBuilder" adalah proyek independen. Semua konten terbuka dan bebas diakses. Anda dapat membantu menjalankan website tidak bias & gratis dengan bantuan donasi. Semua dukungan sangat diapresiasi!

BigCommerce versus Shopify

BigCommerce versus Shopify - perbandingan kedua platform ini mungkin paling sering dijumpai oleh kebanyakan orang yang ingin membuat situs web berorientasi bisnis. Alasan yang melatarbelakangi fenomena ini sudah cukup jelas - BigCommerce dan Shopify adalah pembuat situs web terkemuka di bidang eCommerce!

Anda mungkin merasa terkesan ketika mengetahui bahwa BigCommerce dan Shopify sebenarnya ditujukan untuk audiens target yang agak berbeda meskipun keduanya dirancang dengan topik yang sama.

Jangan khawatir, kita akan menguliti semua perbedaannya di dalam perbandingan Shopify versus BigCommerce ini! Kita akan membahas tentang kedua perbedaan yang disebutkan di atas, dan juga membahas beberapa fitur yang perlu Anda perhatikan sambil mencoba menentukan website builder mana yang cocok untuk keinginan dan kebutuhan Anda!

Mari kita mulai pembahasan ini secara sistematis dengan menetapkan beberapa aturan dasar terlebih dahulu. Selain itu, jangan lupa bahwa setelah membaca artikel ini, Anda juga dapat membaca perbandingan Shopify versus BigCommerce versi singkat kami!

BigCommerce versus Shopify: Kriteria Perbandingan

Sebelum mulai, penting untuk menetapkan kriteria perbandingan untuk menilai BigCommerce dan Shopify. Kriterianya sendiri dapat berupa aspek utama yang menjadi karakteristik dari dua website builder tersebut.

Yang saya maksudkan dengan "aspek utama" adalah aspek DASAR yang harus dimiliki oleh sebuah website builder. Dengan kata lain, Anda akan mendapati komponen berbeda yang dapat Anda pilih untuk membandingkan BigCommerce versus Shopify. Namun, kami secara eksklusif hanya akan berfokus pada poin-poin utamanya saja.

Apa saya yang termasuk ke dalam poin utama tersebut? Nah, aspek inti yang akan kami fokuskan di dalam perbandingan ini adalah uptime & kecepatan situs, variasi fitur, fungsi eCommerce, templat, kemudahan penggunaan, dan harga. Mari kita perdalam wawasan kita mengenai setiap poinnya sambil menyamakan persepsi.

  • Uptime & Kecepatan Situs. Uptime adalah waktu saat web Anda berstatus aktif dan dapat dikunjungi, sementara kecepatan situs memiliki dua makna (yah, sebenarnya ada lebih, tetapi kedua istilah berikut adalah yang paling sering disebutkan) - TTFB, dan kecepatan memuat situs. Untuk perbandingan BigCommerce versus Shopify ini, kita akan berfokus pada istilah yang terakhir. Seperti yang Anda ketahui, kedua fitur ini sangat penting untuk membuat situs web yang sempurna! Apalagi ketika Anda memperhitungkan kedua fitur tersebut untuk membandingkan dua website builder khusus eCommerce ini.
  • Variasi Fitur. Ketika mencari website builder terbaik di internet, Anda akan menemukan ada beberapa jenis alat pembuatan situs yang umum digunakan - beberapa alat tersebut dikhususkan untuk tujuan tertentu, sementara alat-alat yang lain dirancang untuk tujuan yang lebih umum. Apa pun kepentingannya, website builder kelas atas harus selalu memiliki fungsionalitas untuk memungkinkan Anda mengelola situs web dengan  beragam cara, dan dapat menambahkan fitur yang lain. Perbandingan BigCommerce versus Shopify ini pun tidak terkecuali - meskipun Anda berniat ingin fokus pada alat-alat eCommerce saja, fitur tambahan yang tidak ada hubungannya dengan penjualan online tetap bisa Anda manfaatkan!
  • Fungsi eCommerce. Memang, ketika membandingkan Shopify versus BigCommerce, fungsionalitas eCommerce adalah poin yang mungkin menarik untuk dibahas. Meskipun fitur yang terkait dengan eCommerce dianggap penting oleh semua website builder yang ada di pasaran, terdapat perbedaan penekanan pada sikap yang diambil oleh website builder yang satu dengan yang lain untuk menonjolkan fitur tersebut. Hal tersebut terjadi dengan dua platform yang disebutkan di atas. Dengan menyesuaikan pada apa yang Anda rencanakan dengan situs web Anda, Anda pastinya ingin memiliki fitur seperti penempatan produk, gateway pembayaran, alat pencitraan merek dan pemasaran, dan lain sebagainya.
  • Templat. Templat adalah tata letak visual dan fungsional utama dari sebuah situs. Apa pun jenis website builder atau CMS yang nanti Anda gunakan, templat akan menjadi sesuatu yang selalu ada. Selain membuat hidup Anda menjadi lebih mudah, templat situs web juga menjalankan tujuan penting yang sebenarnya - yakni, yang berhubungan dengan hal-hal seperti SEO dan keramahan pengguna. Meskipun memang keduanya ini jelas bernilai penting bagi semua pembuat situs, jika Anda adalah seseorang yang ingin berjualan secara online (atau sekadar mempopulerkan suatu merek dalam jangka panjang), templat adalah hal yang perlu Anda perhatikan dengan lebih teliti.
  • Kemudahan Penggunaan. Kesederhanaan sering dijadikan penilaian dengan bobot paling besar, kan? Itu memang benar! Apa pun alasan yang mendorong Anda untuk mencari dan membaca berbagai perbandingan Shopify versus BigCommerce ini, kemudahan penggunaan builder selalu menjadi aspek penting untuk dibahas. Hal tersebut disebabkan oleh fakta bahwa kemudahan penggunaan adalah aspek penilaian yang paling menonjol secara umum - fitur ini menjamin bahwa Anda dapat membuat situs web yang menakjubkan dan berfungsi secara total tanpa harus mempelajari pemrograman atau pengembangan web.
  • Penetapan Harga. Penetapan harga website builder masih menjadi topik yang tampaknya masih hangat diperbincangkan - sangat sulit untuk menentukan website builder mana yang menawarkan layanan terbaik! Dan masalah ini semakin pelik ketika melibatkan website builder khusus eCommerce, seperti BigCommerce versus Shopify. Alasan untuk kerumitan ini sebenarnya cukup sederhana - website builder khusus eCommerce berorientasi pada gagasan untuk membuat situs web yang dapat menghasilkan pundi-pundi rupiah. Setiap ada potensi untuk menghasilkan uang, akan ada juga opsi harga tinggi yang menyertainya!

Jadi - itulah enam fitur inti yang akan kami fokuskan di dalam perbandingan Shopify versus BigCommerce ini. Sekali lagi, meskipun ada banyak poin lain yang sebenarnya dapat Anda pertimbangkan, selalu pastikan bahwa website builder pilihan Anda memiliki 6 hal yang disebutkan tadi untuk memastikan penilaian bahwa website builder pilihan Anda memang patut untuk disorot!

BigCommerce versus Shopify: Perbandingan

Untuk membuat pembahasan ini sederhana dan teratur, kita akan mulai dengan penjelasan mengenai statistik uptime dan kecepatan pemuatan situs dari kedua website builder BigCommerce versus Shopify, lalu dilanjutkan dengan poin-poin yang lain. Perlu diingat, ketentuan urutan fitur inti di atas tidaklah baku!

Uptime & Kecepatan Situs

Seperti yang disebutkan sebelumnya, saat Anda bingung untuk menentukan Shopify atau BigCommerce, salah satu hal pertama yang harus Anda jadikan dasar pertimbangan adalah statistik uptime dan kecepatan pemuatan situs dari kedua website builder ini.

Sejujurnya, jika sebuah website builder memiliki kekurangan dalam dua aspek ini, Anda hanya akan membuat-buang waktu saja jika masih bersikeras untuk menyelidiki kelayakannya.

Perlu diingat - uptime yang tidak ideal membuat situs web Anda down untuk waktu yang lama. Meskipun situs yang down adalah fenomena yang buruk untuk semua jenis situs web, hal ini dianggap tragedi bagi mereka yang ingin membangun dan mempertahankan bisnis online jangka panjang!

BigCommerce versus Shopify: kembangkan bisnis Anda dengan Shopify.

Hal yang sama juga berlaku untuk metrik kecepatan situs. Berkat teknologi, semua orang dimanjakan dengan kecepatan pemuatan situs web yang luar biasa - Anda dan saya juga diuntungkan dalam hal ini! Jika sebuah situs gagal dimuat dalam beberapa detik, kemungkinan besar pengunjungnya akan meninggalkan situs tersebut dan tidak pernah kembali.

Nah, sekali lagi - situs down adalah sesuatu yang tidak ideal untuk semua jenis situs web, dan merupakan mimpi buruk untuk merek website builder yang berorientasi eCommerce!

Mari kita periksa kedua metrik ini di dalam perbandingan BigCommerce versus Shopify.

BigCommerce menawarkan statistik angka yang relatif bagus! Situs web yang dioptimalkan dengan BigCommerce akan dimuat dalam waktu sekitar 1,9 detik - itu bukan angka yang ideal, tetapi sudah cukup lumayan! BigCommerce juga sebenarnya memiliki jaminan uptime, yang memungkinkan pengguna tetap tenang karena uptime BigCommerce akan selalu berada di atas rata-rata standarisasi industri.

Di sisi lain, Shopify memiliki uptime dengan nilai 99,98% yang merupakan salah satu statistik waktu operasional terbaik di seluruh industri! Jika Anda harus memilih antara BigCommerce atau Shopify berdasarkan metrik ini saja, Shopify akan sangat sulit untuk dikalahkan!

Shopify juga memiliki statistik kecepatan yang hebat - situs web yang dibuat dengan Shopify akan dimuat penuh dalam waktu sekitar 1,4 detik. Meskipun perbedaannya mungkin tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan BigCommerce, perbedaannya tetap signifikan. Apalagi jika Anda ingin "memaksimalkan" potensi situs web Anda!

Dengan demikian, jika perbandingan BigCommerce versus Shopify ini dinilai dari statistik waktu aktif dan pemuatan situs, Shopify tampaknya menjadi alternatif yang lebih andal.

Variasi Fitur

Variasi fitur merupakan topik yang sedikit rumit untuk dipahami, terutama ketika Anda membahas tentang dua website builder dengan tujuan khusus, seperti yang ada di dalam perbandingan BigCommerce versus Shopify ini. Kerumitan ini dikarenakan fakta bahwa sebagian besar fitur dari BigCommerce dan Shopify akan berpusat di sekitar niche tertentu.

Itulah poin utamanya, kan? Agar tidak bingung, coba pahami aspek ini dengan konsep jitu berikut - website builder mana yang memungkinkan Anda membuat situs web yang paling bervariasi dan multi-dimensi?

Nah, Shopify tampaknya kembali memenangkan penilaian aspek ini. Namun, keunggulan tersebut tidak bernilai telak.

Sejujurnya, platform Shopify versus BigCommerce ini tidak begitu bagus dalam memberikan fleksibilitas kepada penggunanya, yakni dari segi pembuatan situs web yang beraneka ragam.

Mari kita jadikan Shopify sebagai contoh. Platform ini dioptimalkan dan dirancang untuk kepentingan eCommerce - jika Anda ingin membuat situs web untuk berjualan online, Shopify kemungkinan akan menjadi salah satu pilihan pertama Anda.

Namun, Anda tidak bisa dengan leluasa menggunakan Shopify untuk melakukan hal lain, misalnya membuat portofolio online. BISA, sih... tapi itu bukanlah ide yang bagus. Nah, hal yang sama juga terjadi dengan BigCommerce - keduanya merupakan website builder dengan tujuan khusus yang menawarkan fleksibilitas yang agak buruk kepada penggunanya.

Di dalam perbandingan BigCommerce versus Shopify, tampaknya Shopify memiliki sedikit keunggulan dari BigCommerce. Hal tersebut sebagian besar disebabkan oleh fakta bahwa BigCommerce adalah salah satu website builder yang dirancang untuk usaha bisnis skala besar dan perusahaan yang ingin menjadikan bisnis mereka dapat diakses online, sementara Shopify adalah solusi yang lebih ramah pengguna dalam skala individual.

Perbandingan antara BigCommerce versus Shopify memunculkan satu pertanyaan besar - mengapa seseorang mengevaluasi variasi fitur dari website builder yang jelas dirancang untuk tujuan khusus? Jawabannya juga cukup sederhana - karena Anda selalu ingin membuat situs web Anda menonjol dari yang lain, dan ingin menyediakan berbagai layanan berbeda kepada pelanggan Anda (pengunjung), tidak hanya opsi untuk jual beli barang.

Fungsionalitas eCommerce

Ini adalah aspek utama yang mungkin Anda tunggu-tunggu. Fungsionalitas eCommerce pastinya merupakan salah satu poin penting untuk dibahas, terutama di dalam perbandingan BigCommerce versus Shopify ini!

Jika Anda memilih Shopify atau BigCommerce, Anda pastinya memiliki keinginan untuk memilih website builder eCommerce terbaik, dan berencana untuk memulai bisnis online, atau merintis kepopuleran untuk suatu merek. Apa pun alasannya, Anda pasti ingin mencari alat pembuatan situs yang akan memberi Anda fitur terbanyak untuk memungkinkan Anda melakukan banya hal.

Di mana posisi BigCommerce versus Shopify dalam aspek ini? Baiklah, mari kita selidiki bersama.

BigCommerce versus Shopify: BigCommerce.

Mari kita mulai dengan Shopify. Website builder ini memiliki semua alat eCommerce penting yang Anda butuhkan. Anda tidak perlu lagi memusingkan hal-hal seperti variasi gateway pembayaran dan beberapa integrasi toko platform, penempatan produk tanpa batas, layanan dukungan pelanggan 24/7, label pengiriman, dan lain sebagainya.

Selain itu, Anda juga dapat membuat dan meng-host beberapa akun staf (ketentuannya akan bergantung pada paket yang Anda pilih), membuka lapak di lokasi yang berbeda, membuat dan menawarkan kode diskon dan kartu hadiah, dan sebagainya. Ada fitur-fitur seperti pemulihan keranjang yang ditinggalkan, laporan keuangan, penghitungan tarif pengiriman, dukungan berbagai mata uang dan bahasa, dan masih banyak lagi.

Pengguna Shopify akan sangat dimanjakan dengan berbagai fitur yang ditawarkan! Jika Anda mencari solusi eCommerce yang andal, Shopify tidak akan mengecewakan Anda. Ada banyak alasan yang membuat Shopify mampu menduduki peringkat teratas di industri ini!

BigCommerce tidak terlalu tertinggal jauh. Sebaliknya, pengguna mengklaim bahwa BigCommerce merupakan pilihan yang lebih baik jika menyangkut perbandingan Shopify versus BigCommerce yang ditilik dari segi fungsionalitas eCommerce!

Mengapa bisa begitu? Nah, BigCommerce menawarkan rancangan antarmuka yang memiliki kesan tegas - Anda dapat melakukan kustomisasi pada situs web Anda, dan membuatnya unik dan menarik untuk diakses. BigCommerce menawarkan semua fitur inti dan tambahan yang berkaitan dengan layanan eCommerce yang disebutkan di atas!

Selain itu, karena BigCommerce ditujukan untuk target audiens yang sedikit berbeda dari Shopify, Anda juga dapat menemukan hal-hal seperti integrasi situs web WordPress, pembayaran B2B, dan beberapa fitur lainnya.

Poin utama yang membuat orang melirik BigCommerce adalah kenyataan bahwa BigCommerce tidak mengenakan biaya komisi kepada penggunanya, sedangkan Shopify memberlakukan hal ini - Anda dapat menyimpan semua penghasilan yang Anda terima! Sekali lagi, jika Anda ingin memaksimalkan keuntungan Anda, ini adalah poin penting untuk dipertimbangkan!

Templat

Di bagian awal artikel perbandingan BigCommerce versus Shopify ini, saya telah menyebutkan fakta bahwa templat memiliki fungsi yang jauh lebih signifikan. Templat biasanya hanya dianggap sebagai komponen untuk mempercantik situs web dan membuat situs menjadi cepat dan efisien. Izinkan saya menjelaskan hal tersebut dengan lebih mendalam.

Secara umum, templat situs web akan menentukan keleluasaan pengunjung saat berinteraksi dengan situs web Anda - dengan kata lain, templat adalah fitur yang menentukan seberapa intuitif situs web Anda untuk digunakan dan dinavigasi. Jika sebuah website builder memiliki templat situs yang, katakanlah, kurang ideal dilihat dari segi kegunaan, situs web Anda mungkin tidak terlihat efisien. Tak heran jika nantinya pengunjung akan segera meninggalkan situs web Anda secepat kilat.

Shopify versus BigCommerce: Kembangkan pemasaran bisnis Anda dengan Shopify.

Hal lain yang sebenarnya lebih faktual daripada yang disebutkan sebelumnya adalah kompatibilitas untuk tampilan seluler dan SEO.

SEO adalah singkatan dari optimisasi mesin pencari. SEO menjadi pedoman seberapa baik situs Anda dapat dioptimalkan untuk berbagai mesin telusur, dan contoh yang paling menonjol adalah Google. Berlawanan dengan kepercayaan populer yang diyakini banyak orang, SEO tidak hanya mengurusi konten yang Anda tulis di situs web Anda - struktur situs juga berperan besar dalam menentukan peringkat Anda!

Pengoptimalan ini juga merambah ke ranah tampilan yang ramah seluler. Saat ini, makin banyak orang yang menggunakan ponsel cerdas mereka untuk memenuhi semua keinginan dan kebutuhan penjelajahan dan belanja online mereka. Dengan templat situs web yang dioptimalkan untuk penggunaan seluler, Anda akan mendapat peringkat lebih tinggi di mesin telusur yang disebutkan di atas, sekaligus akan lebih mudah untuk mendapatkan banyak calon pengunjung.

Dengan memahami penjabaran singkat di atas, saya dengan senang hati ingin menyampaikan bahwa BigCommerce dan Shopify cenderung menyediakan beberapa tema situs web yang bagus untuk pengguna mereka!

Templat Shopify terlihat sedikit lebih modern, dan ditujukan untuk audiens yang lebih muda dan lebih aktif di dunia sosial. BigCommerce, di sisi lain, menyediakan templat yang lebih cocok untuk personaliti perusahaan, dan ditujukan untuk bisnis yang lebih besar dan hubungan B2B. Meskipun terdapat perbedaan, pengguna melaporkan bahwa kedua platform ini menyediakan tema berkualitas tinggi yang ramah pengguna, memiliki tampilan yang bagus di perangkat seluler, dan juga mudah untuk diedit dan disesuaikan.

Kemudahan Penggunaan

Kemudahan penggunaan - atau bisa disebut dengan kesederhanaan - adalah sesuatu yang secara langsung menentukan betapa sederhananya membuat situs web impian Anda dengan website builder tertentu, atau alat pembuat situs lainnya.

Anda pasti tahu betapa pentingnya kemudahan penggunaan untuk website builder, kan?

Sebelum website builder muncul ke permukaan, pembuatan situs adalah proses yang bersifat eksklusif untuk pengembang dan pemrogram. Jika Anda ingin membuat situs web untuk diri Anda sendiri - tidak peduli untuk bisnis atau blog pribadi - Anda hanya memiliki dua pilihan: belajar cara membuat coding, atau menyewa seorang profesional untuk membuatkan situs untuk Anda.

Opsi yang pertama sulit dilakukan dan membutuhkan banyak waktu, sedangkan opsi kedua membutuhkan biaya yang sangat mahal. Dari celah inilah website builder seperti yang ada di perbandingan BigCommerce versus Shopify kami ini kemudian mulai diberdayakan.

Aspek kesederhanaan dari alat ini telah membuka dunia pembuatan situs sehingga dapat diakses oleh masyarakat umum - sungguh menakjubkan ketika kita sadari bahwa sekarang setiap orang dapat membuat situs web, tanpa harus menjalani pendidikan formal! Apakah pernyataan tersebut sudah sesuai dengan BigCommerce atau Shopify?

Jadi, ya - Shopify lebih unggul untuk aspek ini.

Shopify versus BigCommerce:  Fitur BigCommerce.

Tanpa mencoba Shopify secara langsung terlebih dahulu, Anda akan takjub dengan kesederhanaannya. Shopify memungkinkan Anda membuat situs web eCommerce yang berfungsi maksimal hanya dalam hitungan menit - pengoptimalan Shopify memang sungguh luar biasa bagusnya!

Setelah Anda menyelesaikan semua tahap awal dari pembuatan situs web, Anda juga akan mendapati bahwa pengelolaan situs dan proses pengoptimalan lanjutan Shopify juga sederhana dan lugas! Tidak ada jargon yang sulit dipahami, dan tidak ada fungsionalitas kompleks yang perlu Anda pelajari.

Berkenaan dengan BigCommerce, semua aspeknya tidak jauh berbeda, meskipun tidak persis sama. BigCommerce, jika dibandingkan dengan, katakanlah, WordPress atau beberapa layanan pembuatan situs web tingkat lanjut lainnya, relatif mudah digunakan. Tetapi, jika Anda membandingkan BigCommerce versus Shopify, BigCommerce tampaknya lebih sulit untuk dipahami oleh seorang pemula.

Sekali lagi, hal ini dikarenakan sifat unik BigCommerce - yakni, fakta bahwa BigCommerce berorientasi pada target audiens yang sedikit berbeda dari Shopify. Meskipun Shopify berfokus pada pengoptimalan proses pembuatan situs awal yang akan dilalui setiap pengguna, BigCommerce mengimbanginya dengan meningkatkan koleksi fitur, dan berusaha untuk membuat website builder yang lebih ramah pengguna.

Ketentuan Harga

Jadi, poin terakhir yang perlu kita cari tahu untuk membandingkan BigCommerce versus Shopify ini adalah ketentuan harga dari keduanya.

Tanpa basa-basi lagi, opsi harga Shopify yang berlaku saat artikel ini ditulis adalah:

Sedangkan ketentuan harga BigCommerce adalah sebagai berikut:

Seperti yang Anda lihat sendiri, opsi harga untuk kedua website builder ini sebenarnya cukup sama - BigCommerce mungkin sedikit lebih mahal, tetapi secara umum, Anda dapat pastikan kedunya memiliki ketentuan harga yang tidak jauh berbeda.

Namun, kesimpulan apa yang bisa diambil dari fakta ini?

Sebagai pengguna yang awam, kenyataan ini dapat menghilangkan aspek harga sebagai komponen pengambilan keputusan - jika kedua website builder dilabeli harga yang sama, pertimbangan harga tidak akan benar-benar menjadi kriteria penentu, kan?

Kesimpulan lainnya adalah bahwa meskipun Shopify versus BigCommerce agak berbeda satu sama lain, perusahaan di balik BigCommerce dan Shopify masih percaya bahwa mereka menyediakan manfaat dengan tingkat yang sama kepada pengguna potensialnnya.

Secara umum, harga BigCommerce dan Shopify cukup mahal. Namun, ketentuan ini sudah cukup sesuai dengan standar industri website builder untuk eCommerce. Website builder dengan jenis ini menawarkan fungsionalitas lanjutan, dan dirancang untuk membuat situs web yang dapat menghasilkan pendapatan untuk pemiliknya - yah, masuk akal jika perusahaan mematok harga lebih mahal!

Kesimpulan

Nah, kita telah masuk ke bagian akhir dari perbandingan BigCommerce versus Shopify! Jika Anda membaca artikelnya sampai di bagian ini - saya ucapkan terima kasih! Anda pastinya sudah memiliki pemahaman yang cukup mendalam mengenai kedua BigCommerce dan Shopify - deskripsi singkatnya, fitur apa saja yang mereka tawarkan kepada penggunanya, dan tipe audiens seperti apa yang dapat menjadi pelanggan terbaik.

Singkatnya, saya akan mengatakan bahwa Shopify dan BigCommerce sebenarnya sangat mirip satu sama lain - mereka menawarkan fitur yang sangat mirip, opsi harga yang hampir identik, memiliki templat modern dan fungsional, dan keduanya masuk ke jajaran website builder teratas.

Mana yang lebih baik? Nah, Shopify tampaknya lebih cocok untuk penggunaan individu karena Shopify sangat sederhana dan mudah digunakan, serta ramah bagi pemula. BigCommerce, di sisi lain, dirancang untuk perusahaan yang lebih besar, dan juga situs web berorientasi B2B berskala lebih besar.

Jika Anda merasa bahwa tidak satu pun website builder yang dibahas di dalam perbandingan Shopify versus BigCommerce ini sesuai dengan keinginan dan kebutuhan Anda, pastikan untuk memeriksa daftar pembuat website eCommerce terbaik kami - mungkin website builder alternatif adalah yang Anda butuhkan?

Selain itu, Anda juga dapat melihat perbandingan yang lebih singkat antara Shopify dan BigCommerce - semua informasi yang telah kita bicarakan di atas dapat ditemukan di sana dengan tampilan tabel yang sederhana dan ringkas!

Terima kasih telah membaca artikel ini, dan sampai jumpa di artikel berikutnya!

Tinggalkan tanggapan jujur Anda

Tinggalkan pendapat asli Anda & bantu ribuan orang untuk memilih pembuat situs web terbaik. Semua umpan balik, baik positif atau negatif, diterima selama mereka jujur. Kami tidak mempublikasikan umpan balik yang bias atau spam. Jadi, jika Anda ingin berbagi pengalaman, pendapat, atau memberi saran - adegan itu milik Anda!

TOP3 Kode Kupon Paling Populer

Terverifikasi

SAVE 20%

Squarespace Holiday Sale
Peringkat
5.0
Terverifikasi

72% OFF + 3 MO FREE

Zyro Holiday Sale Coupon
Peringkat
5.0
Terverifikasi

10% Wix Holiday Sale

Save 10% With a Special Coupon Code
Peringkat
5.0

FAQ

Apakah BigCommerce lebih bagus daripada Shopify?

Sebenarnya, kedua pembangun di dalam perbandingan BigCommerce versus Shopify ini agak mirip karena keduanya merupakan alat pembuatan situs eCommerce terbaik. Namun, sentimen umum yang banyak diyakini oleh netizen adalah bahwa Shopify diangaap lebih baik untuk sebagian besar pengguna individu, sementara BigCommerce lebih cocok untuk perusahaan dan peroranan yang ingin membuat proyek skala besar lebih banyak. Jadi, semuanya hanyalah masalah preferensi!

Apa saja perbedaan utama Shopify dan BigCommerce?

Meskipun kedua platform eCommerce sangat mirip satu sama lain, ada beberapa perbedaan signifikan. Perbedaan utamanya mengacu pada fakta bahwa Shopify lebih berorientasi pada pembuat situs perorangan, dan mudah digunakan. Sedangkan BigCommerce, seperti namanya, ditujukan untuk orang-orang dan perusahaan yang ingin mengembangkan ekspansi bisnisnya lebih LUAS lagi - BigCommerce sedikit lebih rumit, memiliki lebih banyak fitur, dan sedikit lebih sulit untuk dipelajari.

Apa keuntungan menggunakan website builder teratas?

Manfaat paling jelas dari menggunakan website builder teratas adalah kesederhanaan. Anda mungkin tidak akan pernah menghadapi masalah yang tidak memiliki solusi jelas yang dapat Anda terapkan hanya dalam beberapa menit (dan bahkan jika Anda ada, selalu ada dukungan pelanggan). Manfaat lebih lanjut termasuk desain situs web yang luar biasa, kit optimisasi mesin pencari (SEO) bawaan, fitur eCommerce yang mudah dikelola, dan sebagainya.

Apa yang membedakan MyBestWebsiteBuilder dengan website review lainnya?

Tim MyBestWebsiteBuilder berfokus pada satu hal, dan satu hal saja - untuk memberikan pembaca informasi yang paling akurat, faktual, dan terbukti dari pengalaman tentang website builder teratas di pasar saat ini. Kami tidak bertujuan untuk membandingkan atau bersaing dengan website review lain - ini bukan demi kepentingan terbaik kami. Alih-alih, kami berupaya membuktikan bahwa menguji secara manual setiap website builder tunggal dan menggabungkan informasi tersebut dengan review pengguna adalah cara paling optimal untuk memberikan informasi yang benar dan tidak bias tentang website builder teratas.

Apakah mudah membuat website dengan website builder teratas?

Secara umum, website builder dikenal sangat mudah digunakan. Sebenarnya itu adalah seluruh tongkat awalnya, sementara itu - sementara konstruktor situs web seperti WordPress dapat mengintimidasi siapa pun yang tidak memiliki pengetahuan teknis tentang topik tersebut, website builder bertujuan untuk menyelesaikan masalah ini dengan menawarkan kepada pengguna kemampuan untuk membuat website mereka dalam satu hari.

Bisakah saya menggunakan website builder untuk membuat online shop?

Yup - sebagian besar waktu Anda pasti bisa. Faktanya, ini sebenarnya adalah titik penjualan yang sangat besar bagi banyak website builder terkemuka di luar sana - Anda akan melihat penyedia mengiklankan fakta bahwa Anda dapat membuat bisnis dropshipping di website Anda hanya dengan beberapa klik mouse! Biasanya, proses seperti biaya pengiriman dan perincian transaksi sudah ditangani oleh website builder sendiri.